Pilihan minyak dasar memengaruhi performa dan ketahanan. Aditif memang penting, tetapi sifat minyak dasar menentukan batas stabilitas oksidasi, aliran pada suhu rendah, dan kompatibilitas seal.
Minyak mineral
Paling umum digunakan dan relatif ekonomis. Cocok untuk banyak aplikasi industri standar dengan suhu yang terkontrol.
PAO (polyalphaolefin)
Minyak dasar sintetik dengan performa suhu rendah yang kuat dan stabilitas oksidasi yang baik. Sering dipakai untuk drain interval panjang dan rentang suhu yang lebar.
Ester
Dapat memberikan pelumasan dan performa suhu yang sangat baik. Sering dipakai pada aplikasi khusus; kompatibilitas dan toleransi air perlu dipertimbangkan.
Panduan praktis
Pilih jenis minyak dasar berdasarkan:
- rentang suhu operasi
- target interval penggantian
- risiko kontaminasi dan air
- persyaratan OEM dan kompatibilitas seal
Ringkasan
Tidak ada minyak dasar yang “paling baik” untuk semua. Sesuaikan jenis minyak dasar dengan kondisi operasi dan validasi dengan performa lapangan serta analisis oli.