Bearing dapat dilumasi dengan grease (gemuk) atau oil (oli). Keduanya memiliki kelebihan dan risiko. Pilihan yang tepat tergantung pada kecepatan, suhu, dan strategi perawatan.
Kapan grease biasanya lebih tepat
- bearing sealed atau semi-sealed
- kecepatan dan suhu sedang
- ketika relubrikasi sederhana lebih diutamakan
- ketika kebocoran harus diminimalkan
Kapan oil biasanya lebih tepat
- bearing berkecepatan tinggi
- operasi bersuhu tinggi
- ketika pembuangan panas penting
- sistem pelumasan terpusat
Masalah umum pada grease
- over-greasing (panas, churn, seal gagal)
- mencampur grease yang tidak kompatibel
- viskositas minyak dasar di dalam grease tidak sesuai
Masalah umum pada pelumasan oil
- kebocoran dan masalah housekeeping
- viskositas salah sehingga film runtuh atau rugi energi
- filtrasi buruk dan kontaminasi mudah masuk
Ringkasan
Grease adalah pelumas “stay-in-place” yang praktis untuk banyak bearing, sedangkan oil lebih disukai untuk kecepatan/suhu lebih tinggi atau ketika pendinginan dan flushing dibutuhkan. Pilih berdasarkan realitas operasi, bukan kebiasaan.